Thursday, April 11, 2019

Makalah Ekonomi Sumberdaya Hutan


Makalah Ekonomi Sumber Daya Hutan                                                                     Medan,   April 2019
MANFAAT KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI
Dosen Penanggung Jawab:
Dr. Agus Purwoko S.Hut., M.Si

Disusun Oleh :
Astri Sri Rejeki Sitorus
1712901198
HUT 4 C








PROGAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
 2019


KATA PENGANTAR
            Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena  atas rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan Makalah ini dengan baik dan  tepat pada waktunya. Adapun Makalah yang berjudul  “Manfaat Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii) Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi” Dalam menulis makalah ini penulis mengucapkan terima kasih kepada Dr. Agus Purwoko S.Hut., M.Si. selaku dosen penanggungjawab.
Manfaat dari penulisan makalah ini adalah sebagai penambah wawasan bagi semua masyarakat terkhususnya bagi pembaca tentang Manfaat ekonomi dari kayu manis . Penulis sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca sekalian demi penyempurnaan makalah ini.

        Medan,       April 2019

         Penulis




PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Indonesia merupakan negara penghasil rempah utama di dunia. Rempah yang  dihasilkan di Indonesia diantaranya adalah lada, pala, kayu manis, vanili, dan cengkeh. Rempah-rempah dapat digunakan dalam bentuk segar atau kering untuk perasa, aroma, dan untuk pewarna pada berbagai industri. Rempah-rempah merupakan salah satu komoditas penting yang berpengaruh dalam perdagangan dunia sejak ratusan tahun yang lalu. Begitu pentingnya produk rempah-rempah sehingga nilainya dianggap setara dengan logam mulia. Berdasarkan kajian BPEN (Badan Pengembangan Ekspor Nasional), pasar rempah dunia untuk Uni Eropa rata-rata mengalami peningkatan sembilan persen setiap tahun.
Saat ini perdagangan rempah berkembang pesat. Perkembangan tersebut distimulasi oleh pertumbuhan ekonomi negara negara Asia dan negara maju, yang direpresentasikan melalui pertumbuhan konsumsi makanan siap saji,  peningkatan kesadaran masyaraka terhadap kesehatan dan manfaat rempah perkembangan wisata kuliner, di mana ikon makanan khas suatu negara menjadi branding untuk menarik devisa negara, misalnya rendang (Indonesia), nasi lemak (Malaysia), laksa (Singapura), tom yum (Thailand), dan adobo (Filipina), serta perubahan budaya, di mana makan di restoran menjadi bagian penting dalam bersosialisasi.
Sebagai komoditas ekspor, produk rempah Indonesia mempunyai daya saing yang tinggi karena memiliki keunggulan mutu dibandingkan dengan negara pesaing. Selain itu industri yang menggunakan rempah sebagai bahan bakunya mampu menyerap tenaga kerja lebih dari 15 juta jiwa baik sebagai petani, karyawan industri, maupun sebagai pedagang. Meningkatnya nilai ekspor dan peran rempah-rempah tersebut menunjukkan bahwa sektor ini merupakan komoditas perkebunan yang mempunyai prospek dikembangkan sebagai penghasil devisa negara.
Kayu manis merupakan salah satu dari sepuluh produk ekspor rempah yang potensial. Total ekspor kayu manis Indonesia pada tahun 2005 adalah sebesar 37.192 ton, dan meningkat pada tahun 2009 sebesar 38.361 ton. Meskipun total ekspor Indonesia mengalami peningkatan, namun China merupakan negara dengan jumlah ekspor terbesar yaitu sebesar 41.778 ton pada tahun 2009. Prospek pasar dan potensi pengembangan kayu manis cukup menjanjikan karena penggunaannya mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan tumbuhnya industri makanan dan minuman yang menggunakan bahan baku rempah, serta penggunaannya untuk bahan baku industri terutama rokok, obat, kosmetik, dan industri spa.
Kayu manis tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia yaitu di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Kalimantan. Di Pulau Sumatera tersebar di sepanjang pegunungan Bukit Barisan, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu sampai ke Lampung. Di Pulau Kalimantan penghasil kulit manis yang terkenal terdapat di Kalimantan Selatan, Kabupaten Barabai dan Kabupaten Kandangan, di sepanjang punggung Pegunungan Meratus. Sementara di Jawa, penghasil kayu manis yang terkenal antara lain Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. Namun, sentra produksi kayu manis Indonesia 3  terdapat di Kabupaten Kerinci, Jambi karena merupakan pemasok 80 persen dari total ekspor kayu manis.
Sebagai komoditi ekspor Kayu manis  merupakan salah satu jenis tumbuhan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber minyak atsiri. Kayu manis yang selama ini dikenal sebagai penyedap masakan dan pengharum makanan, sebetulnya mengandung senyawa aktif yang dapat menangkal kanker hati ganas, menurunkan kadar lemak dan kolesterol, serta menolong para pengidap diabetes mellitus oleh sebab itu komoditi kayu manis mempunyai manfaat ekonomi yang besar, bagi petaninya maupun bagi negara.
1.2 Rumusan Masalah
1.      Bagaimana taksonomi dari kayu manis?
2.      Apa saja produk olahan dari kayu manis yang dapat dijual dan Bagaimana cara membuatnya?
3.      Apa saja manfaat dari kayu manis tersebut?
1.3  Tujuan
1.      Untuk mengetahui taksonomi dari kayu manis
2.      Untuk mengetahui produk olahan dari kayu manis dan bagaimana cara pembuatannya
3.      Untuk mengetahui manfaat dari kayu manis
ISI
2.1 Taksonomi kayu manis
Taksonomi dari tanaman kayu manis asal Indonesia adalah sebagai berikut
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Divisio             : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)
Class                : Magnoliopsida (Berkeping dua)
Ordo                : Laurales
Family             : Lauraceae
Genus              : Cinnamomum
Spesies            : Cinnamomum burmannii
Tanaman kayu manis berupa pohon, tumbuh tegak, dan tinggi tanaman dapat mencapai 15 meter. Batang berkayu, bercabang, warna hijau kecokelatan, 10 daun tunggal, berbentuk lanset, ujung dan pangkal meruncing, tepi rata, saat masih muda berwarna merah tua atau hijau ungu, daun tua berwarna hijau, bunga majemuk malai, muncul dari ketiak daun, berambut halus, mahkota berwarna kuning. Buah buni, warna hijau waktu muda dan hitam setelah tua. Biji kecil, bentuk bulat telur. Kulit batang mengandung dammar, lender, dan minyak atsiri yang mudah larut.
2.2 Produk olahan kayu manis dan cara pembuatannya
Kayu manis dapat diolah kedalam berbagai macam bentuk, seperti bubuk, olahan makanan, minuman, minyak atsiri, campuran kosmetik, dan campuran bahan bahan spa, dan lain sebagainya. Namun hanya sedikit dari masyrakat yang tau berbagai olahan tersebut. Sehingga diindonesia sendiri masih kurang dalam mengembangkan berbagai olahan produk dari kayu manis ini. Kayu manis sendiri mempunyai banyak sekali manfaat pada tubuh manusia, karena kayu manis mengandung senyawa  alkohol sinamat, kumarin, asam sinamat, sinamaldehid, antosinin dan minyak atsiri dengan kandungan gula, protein, lemak sederhana, pektin dan lainnya kemudian mengandung senyawa antioksidan utama berupa polifenol (tanin, flavonoid) dan minyak atsiri golongan fenol, senyawa sinamaldehida dan eugenol,  dan beberapa polifenol terutama proanthocyanidin dan epi-catechin.
Salah satu olahan yang paling gampang cara membuatnya dan dapat dijual dengan harga tinggi adalah olahan bubuk kayu manis. Olahan ini hanya memerlukan kayu manis itu sendiri tanpa ada campuran olahan yang lain. cara pembuatannya adalah kayu manis dijemur hingga kadar air yang terkandung pada air benar benar habis, kemudian digiling menggunakan blender kemudian dimasukkan kedalam kemasan, diberi lebel dan olahan bubuk kayu manis siap untuk dipasarkan. Berdasarkan hasil survey, dengan mengolah kayu manis menjadi bubuk dan dikemas dengan rapi, mampu meningkatkan harga jual dipasaran.
gambar bubuk kayu manis
                       

Kemudian olahan selanjutnya yang dapat diperjual belikan atau bisa dijadikan sebagai salah satu menu minuman andalan pada Restoran ataupun pada warung kopi adalah minuman wedank kayu manis. Pada negara negara beriklim subtropis, minuman ini menjadi salah satu minuman primadona,. Cara pembuatan dari olahan ini adalah Bahan yang dibutuhkan adalah 750 ml air, 2 sendok makan gula palem, 50 gram gula pasir, 3 cm kayu manis, 8 butir cengkeh, dan 6 batang serai yang dimemarkan Cara Membuat Wedang Serai adalah sebagai berikut.  Rebus semua bahan sampai mendidih dan meresap, Setelah itu saring dan sajikan dalam keadaan hangat.
                                                        gambar minuman kayu manis

3.1 Manfaat dari kayu manis
Kayu manis mempunyai banyak sekali manfaat. Terutama bagi tubuh manusia, manfaat seperti Tonic Otak aroma kayu manis memiliki kemampuan untuk meningkatkan aktivitas otak. Ini membantu dalam menghilangkan ketegangan saraf dan kehilangan memori. Pemurnian darah Kayu manis membantu dalam menghilangkan kotoran darah. Oleh karena itu sering dianjurkan untuk jerawat. Sirkulasi Darah Kayu manis membantu dalam sirkulasi darah karena adanya senyawa pengencer darah di dalamnya. Ini membantu sirkulasi darah secara signifikan dalam menghilangkan rasa sakit. Anti Inflamasi/ Nyeri Kayu manis juga anti inflamasi. Ini membantu dalam menghilangkan kekakuan otot dan sendi hingga mengurangi rasa nyeri.  Diabetes Kayu manis memiliki kemampuan untuk mengendalikan gula darah dan membantu penderita dalam menggunakan insulin.  Tonik pencernaan Kayu Manis sangat efektif untuk gangguan pencernaan, mual muntah, sakit perut, diare dan perut kembung. Karena sifat karminatif, itu sangat membantu dalam menghilangkan gas dari perut dan usus. Masalah pernapasa Kayu manis membantu dalam dingin (cold), flu, influenza tenggorokan, sakit dan sesak nafas

BAB III
KESIMPULAN
1.             kayu manis asal Indonesia mempunyai Taksonomi  Kingdom: Plantae (Tumbuhan)  Divisio  :Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga) Class: Magnoliopsida (Berkeping dua)  Ordo: Laurales  Family : Lauraceae  Genus: Cinnamomum Spesies:  Cinnamomum burmannii
2.             Kayu manis dapat diolah kedalam berbagai macam bentuk, seperti bubuk, olahan makanan, minuman, minyak atsiri, campuran kosmetik, dan campuran bahan bahan spa, dan lain sebagainya
3.             Kayu manis mempunyai banyak sekali manfaat. Terutama bagi tubu  manusia, manfaat seperti Tonic Otak, Pemurnian dara Sirkulasi Darah  Anti Inflamasi, Diabetes Tonik pencernaan dan Masalah pernapasan

 


DAFTAR PUSTAKA

Alfa. P. 2018. 5 Resep Minuman Hangat Berbahan Rempah, Hanya 5 Menit Meraciknya. Diakses dari https://www.grid.id/read/04192249/5-resep-minuman-hangat-berbahan-rempah-hanya-5-menit-meraciknya?page=all

 

Brief. M. 2012. Peluang Pasar Produk Kayu Manis Di Kanada. Kanada. Indonesian Trade Promotion Center Vancouver.

Emilda. 2018.  Efek Senyawa Bioaktif Kayu Manis Cinnamomum Burmanii Nees Ex.Bl.) Terhadap Diabetes Melitus. Jakarta. Kajian Pustaka. Jurnal Farmasi UMI.  5(1) 246-252

Herman. I. 2015. Daya Saing Rempah Indonesia Di Pasar Asean Periode Pra Dan Pas Ca Krisis Ekonomi Global. Jakarta. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan. (9):2. 154-155


No comments:

Post a Comment